Ganjaran Pelaku Syirik

Ganjaran Pelaku Syirik

Apa itu syirik?
Syirik kepada Allah adalah menjadikan sesuatu selain Allah sebagai tandingan bagi Allah dalam hal peribadatan, baik itu berdoa, meminta syafa’at, bertawakal, meminta tolong kepadanya, nadzar, menyembelih dengan selain nama Allah, atau berkeyakinan bahwa seseorang atau sesuatu dapat memberi manfaat dan menolak musibah.
Kesyirikan merupakan kejahatan yang paling besar kepada Allah. Hal ini disebabkan kesyirikan telah mengambil hak asasi Allah dan justru memberikannya kepada selain Allah. Hak Allah sendiri adalah hak untuk mendapatkan peribadatan dan tidak boleh diberikan kepada selain-Nya. Hal tersebut selaras dengan firman Allah Ta’ala yang artinya,”Dan tidak aku ciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah (hanya) kepada-Ku. (Q.S. Adz Dzariyat: 56) dan dalam firman-Nya yang lain yang artinya,”Hanya kepada-Mu lah kami beribadah dan hanya kepada-Mu lah kami minta pertolongan.” (Al-Fatihah: 5).
Berikut ini adalah beberapa bahaya kesyirikan. Dengan mengetahuinya, diharapkan kita bisa membenci dan menjauhi kesyirikan tersebut.

Kesyirikan merupakan kezaliman terbesar
Hal ini ditunjukkan oleh firman Allah yang artinya,”Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, diwaktu ia memberi pelajaran kepadanya:’Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan (Allah), sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (Luqman: 13)

Kesyirikan merupakan dosa yang tidak diampuni oleh Allah
Allah Ta’ala berfirman yang artinya,”Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia akan mengampuni dosa selain syirik bagi siapa yang Dia kehendaki.” (An-Nisa’: 48). Dan dalam firman-Nya yang artinya,”Barangsiapa yang menyekutukan Allah, pasti Allah haramkan atasnya untuk masuk sorga. Dan tempatnya adalah di neraka. Dan tidak ada bagi orang yang zalim ini seorang penolongpun.” (Al-Ma’idah: 72)
Kedua ayat di atas menunjukkan bahwa Allah tidak akan mengampuni dosa kesyirikan yang dibawa mati. Allah tidak akan mengampuni dosa orang yang berbuat syirik sampai dia bertobat dari kesyirikannya, maka dia akan diampuni oleh Allah. Sebagai contoh adalah sahabat Umar bin Khattab r.a. yang bertobat dari kesyirikan menuju cahaya Islam. Bahkan dengan baiknya keislamannya, Allah pun meninggikan derajat beliau sebagai salah satu manusia pilihan yang beruntung menyertai dakwah Nabi SAW dan termasuk dari manusia yang mendapat janji surga dari Allah.

Kesyirikan membuat pelakunya haram masuk sorga dan kekal dalam neraka
Hal tersebut serasi dengan firman Allah yang artinya,”Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata:”Sesungguhnya Allah adalah Al-Masih putera Maryam”, padahal Al-Masih berkata:”Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya sorga dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.” (Al-Ma’idah: 72).
Rasulullah SAW bersabda,”Barangsiapa meninggal sedang ia berdoa kepada selain Allah sebagai tandingan, niscaya ia masuk neraka.” (HR. Bukhari)

,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: