Shalat Dengan Munasabah (Bagian ke-4): Keutamaan Shalat Sunnah

Shalat Dengan Munasabah (Bagian ke-4): Keutamaan Shalat Sunnah

12/5/2010 | 29 Jumadil Awal 1431 H |

Oleh: Tim Kajian Manhaj Tarbiyah


Keutamaan Shalat sunnah

dakwatuna.com – Sesungguhnya di balik disyariatkannya Shalat sunnah terdapat hikmah-hikmah yang agung dan rahasia yang sangat banyak yaitu di antaranya:

1. Shalat sunnah dapat menambah kebajikan dan meninggikan derajat seseorang.

2. Shalat sunnah berfungsi sebagai penutup segala kekurangan dalam pelaksanaan Shalat fardhu.

3. Shalat sunnah mempunyai keutamaan yang agung, kedudukan yang tinggi yang tidak terdapat pada ibadah-ibadah lainnya.

Dari Rabi’ah bin Ka’b al-Aslami, pelayan Rasulullah saw, berkata, “Aku pernah menginap bersama Rasulullah saw, kemudian aku membawakan air wudhu untuk beliau serta kebutuhannya yang lain. Beliau bersabda, ‘Mintalah kepadaku’, maka aku katakan kepada beliau, ‘Aku minta agar bisa bersamamu di Surga’, beliau bersabda, ‘Ataukah permintaan yang lain?’ Aku katakan, ‘Itu saja’. Beliau bersabda, ‘Kalau begitu, bantulah aku atas dirimu dengan banyak bersujud (Shalat)’.” (HR Muslim).

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ فَإِنْ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنْ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ

Dari Abu Hurairah ra , ia berkata, “Rasulullah saw bersabda, ‘Sesungguhnya amal seorang hamba yang pertama kali di hisab (diperhitungkan) pada hari Kiamat nanti adalah Shalatnya, apabila Shalatnya baik, maka sungguh dia telah beruntung dan selamat, dan jika Shalatnya rusak, maka dia akan kecewa dan merugi. Apabila Shalat fardhunya kurang sempurna, maka Allah berfirman, ‘Apakah hamba-Ku ini mempunyai Shalat sunnah? Maka tutuplah kekurangan Shalat fardhu itu dengan Shalat sunnahnya.’ Kemudian, begitu pula dengan amalan-amalan lainnya yang kurang’.” (HR Abu Daud, Tirmidzi, dan lainnya, hadits shahih).

– Tamat

http://www.dakwatuna.com/2010/05/6165/shalat-dengan-munasabah-bagian-ke-3-keutamaan-shalat-sunnah/

, ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: