Tahqiq dalam Tasawuf

Tahqiq adalah tingkatan dalam sufi dimana kaum sufi yang telah menemukan kesejatian dalam laku kesufian.

Ibadah mereka tidak disifati dengan sifat terpaksa. Ibadah mereka adalah bentuk rasa syukur dengan tidak mengindahkan nilai amal mereka dan hasil-hasilnya. Mereka tak menyuguhkan amal-amal mereka untuk dijadikan sebagai harapan pahala.

Mereka melakukan amalan karena sang Tuan bertitah,”Lakukanlah!” dan mereka segera mengamalkan. Mereka tak pernah mengungkitnya. Terserah apa keinginan sang Tuan: apakah Ia akan menerimanya ataukah akan mencampakkannya. Tak pernah terbersit sedikitpun dalam benak mereka untuk menuntut pahala.

Dikutip dari buku “Biografi Ibn Arabi” hal 313, penerbit Keira Publishing

Advertisements
  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: