Introspeksi Diri

Allah swt selalu mengawasi segala gerak-gerik hamba-Nya. Allah juga senantiasa menghitung semua amalan yang dilakukan hamba-Nya baik yang miskin maupun yang kaya.

Orang-orang yang cerdas akan memahami bahwa Allah selalu mengawasi gerak-gerik mereka dan sesungguhnya kelak akan diinterogasi tentang pikiran-pikiran dan lintasan-lintasan hati. Mereka menyimpulkan bahwa tidak ada sesuatu yang dapat menyelamatkannya kecuali terus berintrospeksi diri dalam setiap napas lintasan hati.

Jika kita melakukan introspeksi diri sebelum dihisap kelak, akan semakin ringanlah hisabnya pada hari kiamat. Ia akan selalu dapat memberikan jawaban terhadap setiap pertanyaan dan akan mendapat akhir yang baik. Orang yang enggan instropeksi diri, akan mengalami penyesalan yang tiada akhir. Urusannya akan panjang pada hari perhitungan tersebut dan ia akan diseret pada kehinaan dan murka Tuhan karena kejahatan-kejahatannya.

Oleh karena itu, hendaknya orang yang berakal selalu mengintrospeksi dirinya agar memperoleh budi pekerti yang luhur dan bebas dari budi pekerti yang tercela.

Khalifah Umar bin Khaththab r.a. pernah mengatakan,”Instropeksilah diri kalian sebelum kalian dihisab dan berhiaslah diri (dengan amal saleh) untuk menghadapi hari yang paling agung (hari kiamat) karena sesungguhnya perhitungan amal menjadi ringan bagi orang yang telah melakukan instropeksi diri di dunia.” (HR. Tirmidzi; hadits mauquf)

Dikutip dari buku “Ensiklopedia Akhlak Muhammad SAW” karya Mahmud al-Mishri hal 952-953, penerbit Pena

Advertisements
  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: