‘Urf (Tradisi)

Ini merupakan satu sumber hukum yang diambil oleh mazhab Hanafi dan Maliki, yang berada di luar lingkup nash. ‘Urf adalah bentuk-bentuk muamalah yang telah menjadi adat kebiasaan dan telah berlangsung konsisten di tengah masyarakat. Dan ini tergolong salah satu sumber hukum dari ushul fiqh yang diambil dari intisari sabda Nabi Muhammad Saw:

“Apa yang dipandang baik kaum muslimin, maka menurut Allah pun digolongkan sebagai perkara yang baik.”

Hadis ini, baik dari segi ibarat maupun tujuannya menunjukkan bahwa setiap perkara yang telah mentradisi di kalangan kaum muslim dan dipandang sebagai perkara yang baik, maka perkara tersebut juga dipandang baik dihadapan Allah. Menentang tradisi yang dipandang baik oleh masyarakat akan menimbulkan kesulitan dan kesempitan.

Oleh karena itu, ulama mazhab Hanafi dan Maliki mengatakan bahwa hukum yang ditetapkan berdasarkan ‘urf yang shahih sama dengan yang ditetapkan berdasarkan dalil syar’i. ‘Urf dapat dijadikan dalil dalam istinbath hukum apabila tidak ditemukan nash dalam al-Qur’an dan Sunnah.

Masalah-masalah fiqihiyyah adakalanya ditetapkan berdasarkan nash yang jelas dan adakalanya ditetapkan melalui cara ijtihad. Pada umumnya seorang mujtahid menetapkan hukum berdasarkan ‘urf yang berkembang pada zamannya dan seandainya ia berada di zaman lain dengan ‘urf yang baru, niscaya ia akan mengeluarkan pendapat bahwa seorang mujtahid harus mengenali adat-adat yang berlaku di tengah masyarakat. dapat dimengerti kalau terdapat banyak ketetapan hukum yang berbeda-beda lantaran perbedaan zaman. Dengan kata lain, seandainya suatu diktum hukum tetap dipertahankan seperti sediakala, niscaya akan menimbulkan masyaqqat dan kemudharatan terhadap manusia. Juga bertentangan dengan kaidah-kaidah syari’ah yang didasarkan pada takhfif (meringankan) dan taysir (memudahkan) serta dafu adh-dharar wa al-fasad (menghindarkan/menolak kemudharatan dan kerusakan) demi terciptanya tatanan masyarakat yang baik dan kokoh.

Disarikan dari buku “Ushul Fiqih” karya M. Abu Zahrah hal 442-446, penerbit Pustaka Firdaus

Advertisements
  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: